Anda Mau Nikah! Pahami Dulu Tata Cara Mandi Wajib, Ini Niat dan Bacaannya

- Jurnalis

Senin, 11 Maret 2024 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi Redaksi kabarpers (Mandi Wajib)

i

Gambar Ilustrasi Redaksi kabarpers (Mandi Wajib)

KabarpersKetika Anda akan melaksanakan pernikahan, suatu kewajiban yang mendasar adalah Anda harus memahami niat bacaan dan praktik mandi wajib terlebih dahulu.

Bahkan lebih dari sekadar tindakan membersihkan diri, dalam bahasa Arab (al-ghuslu) melibatkan penumpangan air suci ke seluruh tubuh dengan prosedur khusus yang dilengkapi dengan syarat-syarat dan rukun-rukunnya.

Sehingga tujuan mandi wajib/junub adalah untuk menghilangkan hadas besar karena keluar mani setelah melakukan hubungan suami istri atau bersetubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konsep mandi wajib juga kerap disebut sebagai janabah, yang mengandung makna kedalaman dan jauh. Imam Nawawi menjelaskan bahwa janabah dalam konteks syariat dapat diartikan sebagai seseorang yang mengeluarkan mani atau terlibat dalam hubungan suami istri.

Oleh karena itu, ketika orang yang berada dalam keadaan junub diwajibkan menjauhi salat, masjid, membaca Al-Quran, serta dihindarkan dari hal-hal tersebut.

BACA JUGA :  Pengertian Warehouse, Berikut Ini Fungsi dan Manfaat di Perusahaan

Hukum dan dasar aturan mengenai kewajiban mandi wajib tertuang dalam Surat Al-Maidah (5:6), yang berbunyi “dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kami sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus)”.

Selain itu, hadis mencatatkan ajaran Rasulullah saw. yang menyatakan, “Apabila datang bulan (menstruasi), maka tinggalkanlah shalat dan apabila telah selesai haid, maka mandilah kamu” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dengan memahami dan melaksanakan mandi wajib, calon pengantin tidak hanya memenuhi kewajiban agamanya, tetapi juga menciptakan persiapan sakral yang mencerminkan kebersihan fisik dan spiritual.

Dengan demikian, langkah ini tidak hanya menjadi ritual, tetapi juga bagian tak terpisahkan dari tahapan suci menuju kehidupan berumah tangga.

BACA JUGA :  Pengertian Scammer dan Trik Cara Menghindari dari Pelaku Scammer

Berikut Tata Cara Mandi Wajib

1. Dengan niat ikhlas karena Allah.

2. Membasuh kedua tangan.

3. Membersihkan kemaluan dengan tangan kiri, dan menggosokkan tangan pada tanah atau sejenisnya (ex. Sabun).

4. Berwudlu seperti berwudlu untuk salat.

5. Kemudian menuangkan air ke atas kepala dengan memakai wangi-wangian, memasukkan jari-jari tangan pada pokok (pangkal) rambut menggosok-gosoknya, meratakan seluruh badan dimulai dari sisi kanan kemudian sisi kiri dengan digosok, dan menuangkan air sampai merata tiga kali.

6. Melepaskan ikatan rambut atau cukup menyiramnya.

7. Membasuh kedua kaki masing-masing tiga kali dengan mendahulukan kaki kanan.

8. Tidak berlebih-lebihan dalam menggunakan air.

Mandi wajib atau junub biasanya membersihkan diri seusai haid, nifas, dan bersyahwat, sehingga niat yang dibaca ketika akan mandi wajib setelah bersyahwat adalah sebagai berikut:

BACA JUGA :  Perbedaan Istilah IMB dan PBG, Ini Fungsi serta Syarat hingga Proses Penertiban

BISMILLAHIRAHMANIRAHIM… NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA’ALA

Artinya, dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta’ala.

Namun, jika hadas besar pada perempuan disebabkan karena keluarnya darah dari organ intim setelah melahirkan atau nifas, maka niat mandi wajib yang harus dibaca adalah sebagai berikut:

BISMILLAHIRAHMANI RAHIM… NAWAITU GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA’ALA

Artinya dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta’ala. (Ss)

Editor: Safriz (Berbagai Sumb)

Komentar Anda

Berita Terkait

Pengertian dan Tujuan Artikel, Berikut Ini Ciri-ciri serta Beberapa Contohnya!
Mengenal Advertising dari Aspek Bahasa dan Berbagai Jenisnya
Merubah SHGB ke SHM, Berikut Ini Peraturan ATR/BPN dan Cara Ngurusnya
Konsep Politik Berdasarkan Pendapat dari Berbagai Ahli Politik Legendaris
Oportunis? Waspadai dan Kenali Ciri-ciri Karakternya, Simak Selengkapnya!
Sejarah Awal Berdiri Kejaksaan, Berikut Ini Struktur Organisasi serta Fungsinya
Pengertian Warehouse, Berikut Ini Fungsi dan Manfaat di Perusahaan
Tujuan Dirikan Perusahaan, Berikut Ini Beberapa Tugas dari Struktur Jabatannya

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 02:47 WIB

Pengertian dan Tujuan Artikel, Berikut Ini Ciri-ciri serta Beberapa Contohnya!

Minggu, 14 April 2024 - 01:52 WIB

Mengenal Advertising dari Aspek Bahasa dan Berbagai Jenisnya

Sabtu, 13 April 2024 - 00:46 WIB

Merubah SHGB ke SHM, Berikut Ini Peraturan ATR/BPN dan Cara Ngurusnya

Jumat, 12 April 2024 - 10:48 WIB

Oportunis? Waspadai dan Kenali Ciri-ciri Karakternya, Simak Selengkapnya!

Jumat, 12 April 2024 - 10:39 WIB

Sejarah Awal Berdiri Kejaksaan, Berikut Ini Struktur Organisasi serta Fungsinya

Jumat, 12 April 2024 - 10:34 WIB

Pengertian Warehouse, Berikut Ini Fungsi dan Manfaat di Perusahaan

Jumat, 12 April 2024 - 01:26 WIB

Tujuan Dirikan Perusahaan, Berikut Ini Beberapa Tugas dari Struktur Jabatannya

Kamis, 11 April 2024 - 00:48 WIB

Kenali Koperasi Simpan Pinjam Indonesia, Ini Jenis dan Contohnya

Berita Terbaru

Gambar Ilustrasi Redaksi kabarpers (Advertising)

Catatan Redaksi

Mengenal Advertising dari Aspek Bahasa dan Berbagai Jenisnya

Minggu, 14 Apr 2024 - 01:52 WIB

Gambar Ilustrasi Redaksi kabarpers

Catatan Redaksi

Merubah SHGB ke SHM, Berikut Ini Peraturan ATR/BPN dan Cara Ngurusnya

Sabtu, 13 Apr 2024 - 00:46 WIB

Eksplorasi konten lain dari kabarpers

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca