Menteri ATR Mestinya Lakukan Tindakan Nyata Terhadap Mafia Tanah di Bogor, Berikut Pesan Kuasa Hukum TB A. Basuni

- Jurnalis

Kamis, 28 September 2023 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Ahli Waris Pejuang Kemerdekaan TB A Basuni, Kota Bogor 28 September 2023 (kabarpers/Baron)

i

Para Ahli Waris Pejuang Kemerdekaan TB A Basuni, Kota Bogor 28 September 2023 (kabarpers/Baron)

Kabarpers | Bogor – Terkait gugatan oleh pihak ahli waris Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapten Tubagus A. Basuni terhadap Pemerintah Kota Bogor terus bergulir hingga kini.

Dimana sebelumnya, kasus tersebut telah menyita dari perhatian publik, sehingga kini terus menjadi sorotan berbagai dari kalangan masyarakat dan tokoh masyarakat khususnya di Kota Bogor.

Pasalnya, lokasi sengketa ini berada ditengah-tengah pusat Kotamadya Bogor, yang seharusnya secara prinsip kehati-hatian sebagaimana asas-asas umum pemerintahan yang baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut semestinya dari pihak pemerintah seharusnya apik dalam mengontrol dan memanajemen aset-asetnya di Kota Bogor khususnya pertanahan.

Bahkan dalam kasus ini, kuasa hukum ahli waris TB A Basuni, Rd. Anggi Triana Ismail, S.H memantik pernyataan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Republik Indonesia, Hadi Tjahjanto terkait maraknya mafia tanah di Bogor.

BACA JUGA :  PDAM Kota Bogor Melakukan Perbaikan Kebocoran Pipa

Lanjut Anggi Triana, ia mengutip dari keterangannya di media detik.com pada tanggal 27 September 2023 dengan headline “Menteri ATR Tetapkan Bogor Jadi Kota Lengkap, Harap Tak Ada Lagi Mafia Tanah”.

“Pernyataan ini cukup menggelitik perut kami, karena pernyataan Menteri Hadi Tjahjanto. Saya pikir baru sebuah harapan bukan sebuah pernyataan yang bersumber dari kenyataan dan tindakan nyata. Karena saya pikir kenyataannya tidak begitu,” ujar Kuasa Hukum Rd. Anggi Triana Ismail, Bogor 28 September 2023.

BACA JUGA :  Pemilu 2024, Peran Media Pers Dibutuhkan dalam Sosialisasi Terhadap Masyarakat

Dia mengatakan bahwa Kota Bogor menurut Bapak Walikota Bogor hanya seluas 11.850 haktare dengan penduduk sebanyak 1,1 juta jiwa. Saat ini belum rapi alias masih amburadul atau tidak termenej dengan baik.

“Simpelnya saja, dalam kasus klien kami ini, dimana ketidak teraturnya dalam menuntaskan sebuah problematika sosial dan hukum. Padahal ini perkara remeh temeh yang secara konsensus dapat diselesaikan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Anggi Triana menjelaskan harapan dari Menteri Hadi Tjahjanto ini mesti didukung guna kepentingan umat dalam melawan eksistensi mafia tanah yang kadung menggurita di wilayah Bogor.

“Klien kita juga korban mafia tanah. Sehingga kami bersurat ke Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI,” ungkap Anggi Triana.

BACA JUGA :  Produk Kriya: Sandiaga Uno Ditantang Nganyam oleh Pengrajin dari Salam Rancage

Ia menceritakan, sayangnya surat dari dia belum dibaca-baca dan balas oleh Menteri ATR. Ada dugaan bahwa komunikasi diplomasi saat ini dijadikan skala prioritas oleh jajaran elit negara.

Tambah dia, akan tetapi dia lupa dengan suara rakyat, yang telah mengantarkan dirinya ke kursi kekuasaan yang saat ini mereka sedang menikmatinya.

“Saya pikir, pak menteri baca surat dari kita, agar terbuka alam pikirannya sebagai pemangku kebijakan atas realitas Kota Bogor hari ini. Pak, baca surat kami,” tandasnya. (BR)

Editor : Safriz

Komentar Anda

Berita Terkait

Arus Mudik Idul Fitri, Pj. Gubernur Sumut Wujudkan Lebaran Aman dan Nyaman
Aksi Positif dan Mulia Pemuda Kp Cibata Ngecat Masjid, Ini Apresiasi H. Sukarman
Jelang Idul Fitri, Aktivitas Angkutan Batubara di Jalan Nasional Jambi Dihentikan
Kebakaran Hanguskan Gudang Amunisi Yon Armed, Simak Penjelasan dari Kadispen TNI AD
Jalin Sinergitas Antara Kapolres dengan MUI Sukabumi, Berikut Ini Apresiasi dari H. Sukarman
Korban Ditembak KKB Dimakamkan di TMP Waena, Ini Ucapan Duka Kabidhumas Polda Papua
Ramp Check Kendaraan Angkutan Lebaran Idul Fitri, Dishub Kota Bogor Tak Gelar Mudik Gratis
Operasi Kejahatan Jalanan, Polres Jakut Sosialisasi Dampak Negatif Pemakaian Petasan dan Tawuran

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 02:47 WIB

Pengertian dan Tujuan Artikel, Berikut Ini Ciri-ciri serta Beberapa Contohnya!

Minggu, 14 April 2024 - 01:52 WIB

Mengenal Advertising dari Aspek Bahasa dan Berbagai Jenisnya

Sabtu, 13 April 2024 - 00:46 WIB

Merubah SHGB ke SHM, Berikut Ini Peraturan ATR/BPN dan Cara Ngurusnya

Jumat, 12 April 2024 - 10:48 WIB

Oportunis? Waspadai dan Kenali Ciri-ciri Karakternya, Simak Selengkapnya!

Jumat, 12 April 2024 - 10:39 WIB

Sejarah Awal Berdiri Kejaksaan, Berikut Ini Struktur Organisasi serta Fungsinya

Jumat, 12 April 2024 - 10:34 WIB

Pengertian Warehouse, Berikut Ini Fungsi dan Manfaat di Perusahaan

Jumat, 12 April 2024 - 01:26 WIB

Tujuan Dirikan Perusahaan, Berikut Ini Beberapa Tugas dari Struktur Jabatannya

Kamis, 11 April 2024 - 00:48 WIB

Kenali Koperasi Simpan Pinjam Indonesia, Ini Jenis dan Contohnya

Berita Terbaru

Gambar Ilustrasi Redaksi kabarpers (Advertising)

Catatan Redaksi

Mengenal Advertising dari Aspek Bahasa dan Berbagai Jenisnya

Minggu, 14 Apr 2024 - 01:52 WIB

Gambar Ilustrasi Redaksi kabarpers

Catatan Redaksi

Merubah SHGB ke SHM, Berikut Ini Peraturan ATR/BPN dan Cara Ngurusnya

Sabtu, 13 Apr 2024 - 00:46 WIB

Eksplorasi konten lain dari kabarpers

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca