Produk Kriya: Sandiaga Uno Ditantang Nganyam oleh Pengrajin dari Salam Rancage

- Jurnalis

Jumat, 20 Oktober 2023 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sandiaga Uno saat Ditantang Nganyam oleh Pengrajin dari Salam Rancage, Kota Bogor 19 Oktober 2023 (kabarpers/UMKM)

i

Sandiaga Uno saat Ditantang Nganyam oleh Pengrajin dari Salam Rancage, Kota Bogor 19 Oktober 2023 (kabarpers/UMKM)

Kabarpers – Sandiaga Salahuddin Uno ditantang oleh para perajin dari Salam Rancage untuk menganyam produk kriya yang mirip dengan kerajinan rotan, namun bahannya dari limbah kertas (koran bekas).

Menurut Menparekraf, menganyam menggunakan kertas koran dan lidi ternyata tingkat kesulitannya cukup tinggi. Dalam prosesnya, harus dikerjakan secara teliti dan dibutuhkan keuletan dari perajin.

Tantangan itu diberikan kepada Menparekraf Sandiaga Uno didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Kamis, saat workshop Kata Kreatif di Bogor Creative Center (BCC), Bogor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Maka kita selain tadi enggak boleh jadi (rombongan hanya lihat-lihat), harus jadi (rombongan yang jadi beli), kalau beli produk ekonomi kreatif. Karena ternyata susah pembuatannya,” kata Sandiaga.

BACA JUGA :  IPB University Rencanakan Buka Fakultas Kedokteran, Bima Arya: Hal Ini Sudah Pantas dengan Memiliki Fakultas Tersebut

Dalam acara itu, Sandiaga Uno bersama Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Iceu Pujiati.

Serta Kepala Bidang Industri Pariwisata Provinsi Jawa Barat Rispiaga, bersemangat dan tampak fokus ketika praktik menganyam dengan menggunakan material yang berbeda dari biasanya.

Selain membutuhkan kertas koran bekas, bahan pendukung lainnya mudah sekali ditemui, yaitu sebuah lidi. Mulanya kertas koran dilinting terlebih dahulu pada sebatang lidi sebanyak dengan jumlah yang diinginkan, kemudian masuk ke tahap menganyam.

Apabila sudah menjadi bentuk yang diinginkan seperti bentuk kotak tisu atau keranjang pakaian.

Lalu, masuk ke tahap selanjutnya, yakni coating menggunakan coating non toxic. Jenis coating ini aman dan ramah lingkungan, karena coating non-toxic berbahan dasar air dan tidak mengandung thinner.

BACA JUGA :  Menteri ATR Mestinya Lakukan Tindakan Nyata Terhadap Mafia Tanah di Bogor, Berikut Pesan Kuasa Hukum TB A. Basuni

Produk kriya yang telah mendapat berbagai penghargaan, salah satunya INACRAFT Award 2018 menunjukkan potensi ekonomi kreatif Kota Bogor yang patut dibanggakan.

Selain kriya, Kota Bogor juga terkenal dengan ragam kuliner yang menjamur di tiap sudut Kota Bogor, begitupun dengan subsektor fesyennya.

Besarnya potensi ekraf Kota Bogor membuat Menparekraf berharap kota hujan ini segera melakukan proses uji petik Penilaian Mandiri Kabupaten Kota Kreatif (PMK3I).

Uji petik ini berguna untuk menetapkan subsektor ekonomi kreatif unggulan yang akan memperkuat posisi Kota Bogor sebagai Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia.

“Kami sudah mendapat komitmen dari Ibu Iceu (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor) bahwa tahun depan Kota Bogor akan ikut proses uji petik dari subsektor yang akan diunggulkan untuk penetapan Kota Bogor sebagai kota kreatif,” ujar Sandiaga.

BACA JUGA :  Sejarah Singkat Kabupaten Bogor dan Kota Bogor Serta Berbagai Destinasi Wisata

Dia berharap pada suatu saat Kota Bogor bisa diajukan menjadi kota kreatif yang mendapat pengakuan dari UNESCO.

“Baru ada empat kota kreatif di Indonesia yang mendapat pengakuan UNESCO, yaitu Ambon city of music, Bandung city of design, Jakarta city of literature, dan Pekalongan city of crafts and folk art,” tuturnya.

Terakhir, ia menambahkan mudah-mudahan Bogor bisa mengikuti jejak empat kota lainnya. (Ard)

Editor : Safriz

Komentar Anda

Berita Terkait

Arus Mudik Idul Fitri, Pj. Gubernur Sumut Wujudkan Lebaran Aman dan Nyaman
Aksi Positif dan Mulia Pemuda Kp Cibata Ngecat Masjid, Ini Apresiasi H. Sukarman
Jelang Idul Fitri, Aktivitas Angkutan Batubara di Jalan Nasional Jambi Dihentikan
Kebakaran Hanguskan Gudang Amunisi Yon Armed, Simak Penjelasan dari Kadispen TNI AD
Jalin Sinergitas Antara Kapolres dengan MUI Sukabumi, Berikut Ini Apresiasi dari H. Sukarman
Korban Ditembak KKB Dimakamkan di TMP Waena, Ini Ucapan Duka Kabidhumas Polda Papua
Ramp Check Kendaraan Angkutan Lebaran Idul Fitri, Dishub Kota Bogor Tak Gelar Mudik Gratis
Operasi Kejahatan Jalanan, Polres Jakut Sosialisasi Dampak Negatif Pemakaian Petasan dan Tawuran

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 02:47 WIB

Pengertian dan Tujuan Artikel, Berikut Ini Ciri-ciri serta Beberapa Contohnya!

Minggu, 14 April 2024 - 01:52 WIB

Mengenal Advertising dari Aspek Bahasa dan Berbagai Jenisnya

Sabtu, 13 April 2024 - 00:46 WIB

Merubah SHGB ke SHM, Berikut Ini Peraturan ATR/BPN dan Cara Ngurusnya

Jumat, 12 April 2024 - 10:48 WIB

Oportunis? Waspadai dan Kenali Ciri-ciri Karakternya, Simak Selengkapnya!

Jumat, 12 April 2024 - 10:39 WIB

Sejarah Awal Berdiri Kejaksaan, Berikut Ini Struktur Organisasi serta Fungsinya

Jumat, 12 April 2024 - 10:34 WIB

Pengertian Warehouse, Berikut Ini Fungsi dan Manfaat di Perusahaan

Jumat, 12 April 2024 - 01:26 WIB

Tujuan Dirikan Perusahaan, Berikut Ini Beberapa Tugas dari Struktur Jabatannya

Kamis, 11 April 2024 - 00:48 WIB

Kenali Koperasi Simpan Pinjam Indonesia, Ini Jenis dan Contohnya

Berita Terbaru

Gambar Ilustrasi Redaksi kabarpers (Advertising)

Catatan Redaksi

Mengenal Advertising dari Aspek Bahasa dan Berbagai Jenisnya

Minggu, 14 Apr 2024 - 01:52 WIB

Gambar Ilustrasi Redaksi kabarpers

Catatan Redaksi

Merubah SHGB ke SHM, Berikut Ini Peraturan ATR/BPN dan Cara Ngurusnya

Sabtu, 13 Apr 2024 - 00:46 WIB

Eksplorasi konten lain dari kabarpers

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca