Resmi! Ketua Mahkamah Konstitusi Diberhentikan dari Jabatannya, Ini Keterangan dari Ketua MKMK

- Jurnalis

Selasa, 7 November 2023 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman (kabarpers/doc.MK)

i

Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman (kabarpers/doc.MK)

Kabarpers – Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie yang dikutip dari Youtube Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa Ketua Mahkamah Konstitusi atau MK Anwar Usman diberhentikan dari jabatannya.

Selanjutnya Ketua MKMK, Jimly Asshiddiqie juga memerintahkan kepada Wakil Ketua MK untuk memimpin penyelenggaraan pemilihan pimpinan yang baru selama 2×24 jam.

Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) sebelumnya telah resmi menjatuhkan sanksi teguran kepada Ketua MK Anwar Usman dan hakim terlapor lainnya.

“Amar putusan, menyatakan hakim terlapor terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik. Menjatuhkan sanksi berupa pemberhentian jabatan dari Ketua Mahkamah Konstitusi,” ucap Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie.

Sebelumnya terlapor terbukti melakukan pelanggaran kode etik atas putusan batas usia capres-cawapres 40 tahun atau punya pengalaman jadi kepala daerah.

Saat didampingi oleh dua anggotanya Wahiduddin Adams dan Binsar R Saragih, Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie menyatakan menjatuhkan saksi berupa teguran secara kolektif kepada hakim terlapor.

BACA JUGA :  Diduga Pelaku Tabrak Lari di Kuta, Bule Asal Irlandia Kini Ditahan Polisi

Kemudian, dari 21 laporan, MKMK menjadikannya 4 putusan. Di mana putusan pertama untuk Anwar Usman, kedua Saldi Isra, ketiga Arief Hidayat dan keempat untuk 9 hakim terlapor.

Sejalan dengan itu, Anggota MKMK Bintan Saragih juga mengungkapkan adanya praktik buruk yang dilanggengkan para hakim konstitusi.

Sebelumnya, pelanggaran ini dianggap sebagai sesuatu hal yang wajar terjadi, yang berbenturan dengan praktek kepentingan.

BACA JUGA :  Dasar Hukum Penyelesaian Pertentangan/Konflik, Ini Asas Perlu Diketahui

“Sehingga para hakim terlapor secara bersama-sama terbukti melanggar Sapta Karsa Hutama, prinsip kesetaraan dan kesopanan penerapan angka 1,” jelas Bintan R. Saragih.

Kemudian Bintan pun mengatakan bahwa secara bersama-sama, para hakim konstitusi membiarkan terjadinya praktik pelanggaran kode etik. (Km/MKMK)

Editor : Safriz

Komentar Anda

Berita Terkait

Hukum Adalah Suatu Sistem Tata Aturan Perilaku Manusia, Ini Kata Ahli Hukum
Perbedaan KUHPerdata dan Pidana Secara Yuridis Formal Versi Han Kelsen
Sanksi dan Pidana Pelaku Perusahaan Pembuang/Dumping Limbah B3 Tanpa Izin
Dasar Hukum Penyelesaian Pertentangan/Konflik, Ini Asas Perlu Diketahui
Terkesan Kebal Hukum, Diduga Pengemasan Oli Merk Palsu Dijual Bebas di Sukabumi
Usai Sidang PHPU Pilpres, MK Mulai Rapat Permusyawaratan Hakim
Jaminan Sosial Pekerja Migran Tak Sesuai Kebutuhan Hukum, Ini Permenaker Terbitan Terbaru
Diduga Sudah Koordinasi ke Oknum Polisi, Pengedar Tramadol Seakan Tak Tersentuh oleh Hukum

Berita Terkait

Senin, 15 April 2024 - 00:19 WIB

Mengenal Ukuran Siklon Tropis atau Badai dengan Kekuatan Besar

Minggu, 14 April 2024 - 01:52 WIB

Mengenal Advertising dari Aspek Bahasa dan Berbagai Jenisnya

Sabtu, 13 April 2024 - 00:46 WIB

Merubah SHGB ke SHM, Berikut Ini Peraturan ATR/BPN dan Cara Ngurusnya

Sabtu, 13 April 2024 - 00:44 WIB

Konsep Politik Berdasarkan Pendapat dari Berbagai Ahli Politik Legendaris

Jumat, 12 April 2024 - 10:48 WIB

Oportunis? Waspadai dan Kenali Ciri-ciri Karakternya, Simak Selengkapnya!

Jumat, 12 April 2024 - 10:39 WIB

Sejarah Awal Berdiri Kejaksaan, Berikut Ini Struktur Organisasi serta Fungsinya

Jumat, 12 April 2024 - 10:34 WIB

Pengertian Warehouse, Berikut Ini Fungsi dan Manfaat di Perusahaan

Jumat, 12 April 2024 - 01:26 WIB

Tujuan Dirikan Perusahaan, Berikut Ini Beberapa Tugas dari Struktur Jabatannya

Berita Terbaru

Gambar Ilustrasi Redaksi kabarpers (Siklon Tropis)

Catatan Redaksi

Mengenal Ukuran Siklon Tropis atau Badai dengan Kekuatan Besar

Senin, 15 Apr 2024 - 00:19 WIB

Eksplorasi konten lain dari kabarpers

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca